PENGABDIAN
MASYARAKAT
Pengabdian
masyarakat adalah suatu kegiatan membantu masyarakat tertentu dalam aktifitas
tanpa mengharapkan imbalan atau suatu gerakan proses pemberdayaan diri untuk kepentingan
masyarakat. Kegiatan ini merupakan sarana pengembangan soft skill mahasiswa
yang melipputi pengembangan karakter , kepedulian sosial, dan berorganisasi. Program pengabdian masyarakt dirancang oleh
berbagai universitas atau institut yang ada di indonesia dan terutama
pengabdian masyarakat yg dijalankan sekarang adalah dari Sekolah Tinggi Kesehatan
Masyarakat Stikes Hang Tuah Pekanbaru. Pengabdian masyarakat ini
merupakan salah satu bagian dari Tri Dharma perguruan tinggi dan
sudah merupakan kewajiban bagi kaum akademik untuk memenuhinya.
Bentuk
– bentuk kegiatan pengabdian masyarakat Stikes Hang Tuah Pekanbaru :
1 a. Bakti sosial Buka bersama anak yatim di
panti asuhan al-mufarridun pekanbaru
2 b. Sekolah binaan
3 c. Peringatan hari Hiv/Aids sedunia
Pengabdian
masyarakat ini bertujuan untuk
menghasilkan mahasiswa yang mampu
menganalisa permasalahan dan potensi dalam masyarakat, mempunyai empati
dan kepedulian terhadap segala bentuk permasalahan masyarakat serta
berkemampuan untuk menanamkan nilai-nilai kepribadaian (nasionalisme, dan jiwa
pancasila, etos kerja yang ulet, tanggung jawab, mandiri, jiwa
kepemimpinan,jiwa kewirausahaan,dan jiwa peneliti.)
kedudukan
mahasiswa di tengah masyarakat menyandang sebuah predikat pendidikan paling tinggi.
Masyarakat juga menganggap bahwa mahasiswa adalah insan yang paling cerdas dan
mendapat kedudukan yang tinggi di tengah masyarakat. Mahasiswa sering
disanjung-sanjung. Namun itu adalah kondisi masa lalu. Masa ketika mahasiswa
begitu dekat dengan masyarakat. Sangkin dekatnya dengan masyarakat
sampai-sampai masyarakat menganggap mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat.
Kondisi
saat ini adalah peran mahasiswa ditengah masyarakat semakin berkurang.
Kedudukan mahasiswa ditengah masyarakat tidak lagi terlalu dipandang. Banyak
hal yang mengakibatkan ini terjadi diantaranya adalah degradasi moral yang
semakin menggerus pikiran dan tingkah laku mahasiswa. Mahasiswa sekarang banyak
yang hanya disibukkan dengan aktivitas belajar atau aktivitas hiburan yang pada
akhirnya menimbulkan sifat apatis.
Mahasiswa memiliki tiga peran
penting yakni sebagai iron stock, agent of change,
dan moral force. Mahasiswa memiliki peran untuk
menjadi iron stock, yakni sebagai pemimpin bangsa di masa yang
akan datang. Mahasiswa sebagai agent of change memiliki
arti dalam hal ini mahasiswa mampu membawa suatu perubahan dalam perkembangan
dan kemajuan untuk dirinya serta lingkungan. Peran terakhir mahasiswa adalah
sebagai moral force yang memiliki peranan dan
fungsi moral terhadap segala sesuatu yang ada pada lingkungannya.
Tak
dapat terbantahkan jika mahasiswa diharapkan bisa menjadi seorang cendekiawan
muda yang di pundaknya dibebankan masa depan bangsa ini. Untuk membentuk
pribadi dan jati diri sebagai pemimpin masa depan, sangat diperlukan
adanya suatu proses pembelajaran. Salah satu wadah pembelajarannya adalah lewat
kegiatan-kegiatan pengabdian masyarakat sebagai salah satu pengamalan tridarma
perguruan tinggi.


0 comments:
Post a Comment