Showing posts with label inspirasi. Show all posts
Showing posts with label inspirasi. Show all posts

Sunday, March 20, 2016

Membantu Sesama itu Indah

Atuk Sarudin saat berjualan koran di Kampus Hang Tuah Pekanbaru

Pasti banyak dari kita yang sudah tahu bahwa membantu sesama merupakan salah satu perbuatan baik yang sangat disukai oleh Allah. Namun cukup sedikit yang menyadari bahwa membantu sesama ternyata baik untuk diri kita sendiri dan akan membuat hidup kita lebih bahagia. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk membantu sesama, gak harus dengan cuma-cuma memberikan uang.

Terharu kalo ngeliat atuk ini masih gigih buat mencari nafkah. Namanya atuk Sarudin, atuk sehari-harinya jualan koran di Kampus Hang Tuah Pekanbaru, kadang beliau juga jualan di Pom bensin Arifin Achmad.

Beliau tinggal di Pekanbaru ini sebatang kara. Pernah nanya juga, atuk disini ada saudara atau keluarga lain ? Beliau jawab, ada keponakan, tapi gak tinggal serumah. Kenapa gak tinggal serumah aja tuk ? Atuk jawab, "atuk udah tua. Kalo udah tua ni payah ngurusnya."

Atuk dulunya udah pernah nikah, cuma udah lama pisah, kalo gak salah sekitar tahun 1973. Dari pernikahannya atuk dikaruniai satu anak, tapi udah meninggal. Atuk asli orang Bukittinggi. Sekarang dia tinggal di Jl. Cendrawasih dengan mengontrak rumah yang perbulannya 400.000, kalo buat makan beliau selalu beli, kadang ada juga tetangga yang ngasih makanan.
Beliau kalo pergi jualan selalu diantar ojek, bisa 20.000 sehari, kadang beliau juga jalan kaki kalo lagi jemput uang koran di sekitaran Parit indah.

Keadaan beliau sekarang sudah melemah sekali, sering capek dan demam juga. Jalannya juga udah tertatih banget. Gak tega aja liatnya, disaat sudah renta gini hidup sendirian, gak ada teman hidup buat berbagi keluh kesah. Sedih aja ngebayangin kalo beliau lagi sakit atau capek, gak ada yang ngurus, gak ada yang pijitin, gak ada yang nyiapin makan.

Sementara kita yang masih muda gini kalo capek pasti minta tolong diurutin.
Yaa Rabb, berilah beliau selalu kesehatan & ketabahan dalam menjalani hidup. Semoga kegigihan beliau berujung syurgaMu..

Pelajaran yang bisa kita ambil dari kehidupan beliau adalah "nggak ada alasan buat malas-malasan bagi kaula muda seperti kita. Gigihlah mencari rizqi yang halal, apapun itu pekerjaannya. Singkirkan gengsi demi mendapatkan pekerjaan yang mapan, tapi seumur hidup berkubang dalam rizqi yang haram. Syukuri setiap rizqi yang didapat, insyaAllah membawa keberkahan. Jangan takut miskin, karena kita adalah seorang hamba Yang Maha Kaya dan semoga kita bisa berbakti kpd kdua org tua kita sampai akhir hayat. .


Bagi yang ketemu beliau dimana pun, kalo bisa dibeli korannya yaa.. Karena beliau gak mau nerima uang belas kasihan dari orang lain dengan cuma-cuma..

Terimakasih kepada @chairijannah yang sudah mengirimkan karya tulisannya kepada Gema IKM. Sangat inspiratif. Semoga dapat menginspirasi orang lain juga, bahwa menulis itu mudah, dimulai dari pengalaman yang kita temukan dikeseharian. Kami tunggu karya tulis selanjutnya. Jadilah Citizen Journalism Mahasiswa!!!
  

Tuesday, March 1, 2016

Tips Menjadi Generasi Muda Yang Berkarya




Assalamu’alaikum,wr,wb . Hii sobat kreatif, ada kabar apa hari ini? semoga kabar baik dan tentunya kebaikan itu akan selalu berpihak pada diri kita, Amiiin..!. Kali ini 'belajar kreatif' mengajak sobat ngobrol masalah generasi muda yang berkarya . nah, kita fokuskan dulu pengertian generasi muda yang berkarya dan Ciri-ciri generasi muda yang berkarya.  Generasi muda adalah generasi emas/gold. Iya, ungkapan itu harus selalu menjadi penyemangat dalam diri pemuda. Dalam ungkapan lain juga dikatakan bahwa Negara sangat menggantungkan nasibnya pada generasi muda. “Nasib suatu bangsa di tentukan oleh pola pikir generasi mudanya”. Dengan muncul semangat baru yaitu ‘Yang muda yang berkarya’. 

Sebenarnya apa sih generasi muda dan berkarya itu?
Generasi muda yang berkarya itu adalah generasi muda yang mampu menjadi tumpuan harapan bangsa di masa depan. Adapun cirri-ciri generasi muda yang berkarya bisa dilihat dari poin-poin yang kami share dibawah ini.
  • Mempunyai jati diri/image/karakter positif
  • Mempunyai semangat juang tinggi dalam artian tahan banting dan tidak mudah putus asa.
  • Mempunyai gambaran yang jelas tentang masa depanya (berorientasi pada masa depan).
  • Optimis mengarungi kehidupan.
  • Yakin dapat mengatasi masalah yang dihadapi.
  • Penuh harapan dan yakin dapat meraih kehidupan yang lebih baik.
  • Mampu segera bangkit dari kegagalan dan tidak larut dalam duka berkepanjangan.
  • Menganggap bahwa tidak ada hal yang tidak mungkin.
  • Penuh rasa percaya diri.
  • Mempunyai solidaritas dan kesetiakawanan social yang tinggi.
  • Mempunyai rasa nasionalisme yang tinggi.
  • Mempunyai etos kebangsaan dan etos kerja yang baik dan tinggi.
  • Mempunyai kecintaan pada budaya /culture local tetapi mahir dalam technology terkini.
  • Mampu bersaing dengan generasi muda di Negara lain dengan berbagai keahlian/skill.
  • Mampu menjadi motivator bagi sesame generasi muda lainnya.
  • Mempunyai jiwa innovator, dinamisator, dan informan.
  • Mandiri.
  • Berpegang teguh pada nilai-nilai dan norma-norma universal yang berlaku di masyarakat.
  • Tidak berlebihan dan proporsional dalam menanggapi segala sesuatu.
  • Berpikir psitif.
  • Menerima segala kekurangan dirinya sebagai bagian dari manusia biasa yang tak lepas dari salah dan khilaf.
  • Menghargai dirinya sendiri dan juga orang di luar dirinya.
  • Mampu menerima kritikan sebagai bagian dari koreksi untuk kemajuan di masa depan.
  • Mudah memafaafkan dan melupakan.
  • Fokus pada hal-hal yang nyata untuk dilakukan dan bukan meributkan hal-hal yang tidak bisa dilakukan.
  • Selalu mengevaluasi semua tindakan yang telah dilakukan.
  • Menghargai kelebihan dan kehebatan orang lain.
  • Mampu mengendalikan emosi.

Hallo, apa sobat kreatif sudah selesai ngebacanya. Itulah poin-poin penting untuk melihat ciri generasi muda yang unggul dan mampu berkarya untuk dirinya, keluarga, bangsa dan Negara Aamiin , sekian semoga bermanfaat yaaa .

Tuesday, December 2, 2014

Bisnis Kesehatan: Kangen Water


Tuesday, October 28, 2014

BAND AUREAL TAMPIL MENAWAN

Penampilan Band Aureal di Festival Banf Dies Natalis ke-12 STIKes Hang Tuah
PEKANBARU – Band Aureal tampil pada perlombaan Festival Band Dies Natalis ke-12 STIKes Hang Tuah pada hari Sabtu (11/10) di Halaman Kampus 2.

Dalam perlombaan tersebut Band Aureal membawakan dua buah lagu. Lagu Utopia dengan judul Baby Dool dan Astrid dengan judul Yang Kedua, pemilihan lagu tersebut menurut Band Aureal dengan alasan menyesuaikan karakter suara sang vokalis.

Band Aureal sudah satu tahun terbentuk namun pada saat ini terjadi pergantian vokalis, yang terdiri dari lima personil. Fifi di vocal, Iqbal di bass, Hakim di drum, Angga dan Micko di gitar.

Nama Aureal diambil dari bahasa musik Jepang  yang berarti alunan musik sederhana berkolaborasi dengan alunan nada orchestra dan disempurnakan dengan beberapa aransemen.

Walaupun gagal menjadi juara, Band Aureal tetap mengaku puas bisa tampil di Festival Band Dies Natalis ke-12 STIKes Hang Tuah. “Bagi kami cukup puas dan kami merasa sudah maksimal, walaupun persiapan hanya lima hari. Untuk kedepannya kami akan terus berlatih untuk menjadi yang lebih baik lagi”. Ujar Hakim.

Sunday, October 12, 2014

AULYA KEMBALI JUARA

Penampilan Aulya di Fashion Show Hijab Dies Natalis ke-12 STIKes Hang Tuah


PEKANBARU - Acara fashion show hijab dalam rangka Dies Natalis ke-12 STIKes Hang Tuah kembali dimenangkan oleh Aulya yang dilaksanakan pada hari Jum’at (10/10) di Aula kampus 2.

Acara ini berjalan dengan lancar dan meriah, dapat dilihat dari antusias peserta yang memenuhi tempat registrasi ulang. Sebanyak 23 orang peserta yang ikut ambil bagian diantaranya dari STIKes Hang Tuah, Universitas Lancang Kuning,  UIR, UR dan SMK 4 Pekanbaru.

Perlombaan tersebut dimulai dari pukul 14.00 WIB sampai 17.00 WIB. Dari semua peserta yang mengikuti akhirnya juara satu kembali diraih Aulya dari STIKes Hang Tuah.

Saat diwawancarai GEMA IKM, Aulya merasa bersyukur dan bangga akhirnya bisa kembali juara serta mengucapkan terimakasih kepada pihak panitia yang kembali menggelar perlombaan ini karena melalui lomba ini memperlihatkan bahwa hijab juga bisa modern tanpa keluar dari koridor Islam.

“Sangat bersyukur kepada Allah swt bisa juara diantara peserta yang lain yang juga sangat bagus, dan melalui perlombaan ini dapat mengembangkan hobi saya serta salah satu kegiatan yang menunjukkan bahwa hijab ini modern tanpa keluar dari aturan Islam”, Ujarnya.

Sunday, September 28, 2014

TIM FUTSAL HARUS LEBIH BAIK

Para peserta sedang melakukan seleksi Tim Futsal HIMA IKM (28/09)


   Sekitar 20 peserta mengikuti seleksi futsal HIMA IKM, Minggu (28/09). Seleksi bertempat di Super Futsal, Paus Flower, dengan peserta tergabung dari semester 1 sampai 7 Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat (Prodi IKM).

Adapun tujuan dari seleksi ini menurut Kadiv. Minat, Bakat dan Seni HIMA IKM, Kurota Ayun, yaitu sebagai regenerasi menggantikan tim yang lama karna sudah ada yang wisuda dan PBL.

“Untuk regenerasi, karna tim lama sudah ada yang wisuda dan PBL. Jadi kita butuh regenerasi untuk tim futsal HIMA IKM,” ujar Ayun.
Hal senada juga disampaikan Gubernur Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat (HIMA IKM), R.H. Ramadhan, saat dikonfirmasi mengatakan dengan adanya seleksi futsal ini dapat mencari bibit berbakat dibidang futsal kepada seluruh mahasiswa yang ada di Prodi IKM.

“Mencari bibit berbakat dari semester 1 sampai 7 yang berbakat dibidang futsal dan akan direkrut menjadi pemain yang mewakili atau membawa nama HIMA IKM atau Prodi IKM baik di Provinsi Riau ataupun diluar Provinsi Riau”. sebut R.H.
Mengenai hasil seleksi tidak akan diumumkan karena jika diumumkan akan melukai perasaan orang lain, melainkan dipanggil secara personal.

“Hasil tidak diumumkan, akan tetapi nanti kita panggil untuk latihan bersama, jika diumumkan tidak bagus dapat melukai perasaan orang lain,” tegas Ayun.
Sementara itu saat dimintai keterangan mengenai taget kedepan, R.H. Ramadhan mengungkapkan minimal sama dengan tahun kemarin yaitu setiap kali event, Futsal HIMA IKM pasti dapat posisi 3 besar dan lebih baik lagi adanya peningkatan.
Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di lingkungan Mahasiswa IKM itu juga mengharapkan kepada seluruh anggota yang terpilih, untuk tetap menjaga semangat dan kekompakan serta kinerja tim harus ditingkatkan, sehingga membentuk tim yang punya kualitas dan menjadi lebih baik lagi.

“Diharapkan bagi anggota yang sudah terpilih menjadi bagian dari Prodi IKM untuk dibawa keluar, untuk tetap menjaga semangat dan kekompakan serta kinerja tim harus ditingkatkan, hingga membentuk tim yang punya kualitas dan menjadi lebih baik lagi,” sambung RH.
Selain seleksi tim futsal, HIMA IKM juga mengadakan seleksi voli, tenis meja, band/musik, dan english speech contest.

Saturday, August 30, 2014

HARI INI ADALAH AWAL DARI PERJUANGAN YANG LAINNYA

Yenrisno saat menyampaikan pidatonya dalam acara
Yudisium Mahasiswa Prodi IKM Angkatan XI pada hari Sabtu (30/8)
 Hari ini bukanlah akhir dari perjuangan kita, hari ini bukanlah akhir dari mimpi-mimpi kita, hari ini adalah awal dari perjuangan lain yang telah menanti kita.

 Hal tersebut disampaikan Yenrisno sebagai pewakilan mahasiswa dengan predikat pujian dalam acara Yudisium Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat  (IKM) Angkatan XI, T.A 2013/2014 pada hari Sabtu (30/8) di Aula STIKes Hang Tuah Pekanbaru.
“Prosesi yudisium ini hanyalah sebuah perayaan atas keberhasilan menyelesaikan proses pendidikan di STIKes Hang Tuah namun pendidikan bukanlah apa yang kita siapkan untuk hidup karena pendidikan adalah hidup itu sendiri.” ungkap Yenrisno
 Lebih lanjut mahasiswa dengan predikat pujian ini mengatakan banyak hal yang telah dipelajari selama kuliah di STIKes Hang Tuah, oleh karena itu saatnya kita melanjutkan pendidikan yang lebih panjang dan menantang yaitu di masyarakat. Banyak bidang yang bisa kita garap untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada, maka kita akan hadir untuk solusi.

 Yenrisno juga mengucapakan terimakasih kepada seluruh keluarga, sahabat, dan dosen dilingkungan Prodi IKM yang telah memberikan kepercayaan, dukungan moral, dan membimbing sehingga bisa mengikuti acara yudisium ini.
“Menjadi sarjana kesehatan masyarakat dari kampus yang dicintai ini adalah sebuah kebanggaan dalam pencapaian prestasi dan aktualisasi diri karena memang sejatinya tenaga   kesehatan masyarakat adalah profesi yang terhormat.” tambah Yenrisno.
 Sebelum menutup pidatonya, Yenrisno membacakan sebuah puisi dihadapan seluruh mahasiswa angkatan XI serta memberikan sebuah bunga dari seluruh mahasiswa kepada Ketua Prodi IKM Emy Leonita, SKM. MPH.

iklan

 

Copyright © Gema IKM. All rights reserved. Template by CB Blogger & Templateism.com